Semalam saya diminta sharing di WAG Basagita Community, tentang nulis dan blog. Meski sudah pernah sharing berkali-kali tetap saja grogi itu datang menerjang. Tau nggak rasanya seperti apa? Seperti saat guru nunjuk kita untuk maju ke depan kelas buat ngerjain soal matematika di papan tulis. Mules banget rasanya!

Saya rangkum saja dalam postingan blog, biar jadi kenangan indah.

“Assalamu’alaikum, selamat malam Emak Kakak semua.”

(ini sapaan saya waktu mengawali sharing. Sok kenal sok dekat gitu deh)

“Maaf yaaa kalau yang sharing ternyata cuma saya….“

(gue lagi gue lagi, wkwkwk)

“Saya mau sharing-sharing santai, ya. Kali aja ada pengalaman hidup saya berguna.” (yaah namanya juga siapa tahu ya, ada hikmah yang bisa diambil dari penaglaman hidup saya)

“Kenalkan, saya Sulistyowati, emak dua anak yang suka ngopi dan ngemie ayam.” (ini beneran sukaan saya, lo. Sampai saya jarang ganti-ganti menu kalau makan di luar)

“Menulis itu asyik. Bener nggak? Kalau saya sih iya. Dengan menulis, secara nggak langsung saya tahu berbagai macam informasi yang tadinya kepikiran aja enggak. Istilahnya sambil nulis sambil …ooh gitu tooh.”

“Saya mulai belajar nulis serius itu September 2016. Ikut training sana training sini. Kayak candu ya ternyata ikut training. Tadinya niat cuma pengin bisa nulis bagus aja. Tapi disetiap training selalu nemu hal baru. Seru!”

“Kalau blog, saya mulai membuat blog itu tahun 2009. Dulu memang khusus adsense, jadi artikelnya juga sesuai hasil riset. Dan artikel waktu itu bentuknya kaku. Alhamdulilah sudah merasakan dollar dari adsense karena beberapa artikel bisa pageone. Dan kalau mau bermian adsense itu harus siap waktu, tenaga dan pikiran. Saya sih sudah tidak sanggup lagi.”

“Setelah adaense saya lepas, beberapa tahun mengembara dan akhirnya saya memutuskan untuk kembali menulis.” (Nggak Cuma Brama Kumbara yang mengembara!)

“Kalau sekarang blog saya isi dengan tema yang saya sukai. Nulisnya lebih pakai hati. Dan kegiatan saya sekarang banyak nulis dan baca. Nulis fiksi, kontributor web, ngisi blog sendiri, ngurusi Cloverline Creative, dan membuat beberapa proyek bareng teman.”

“Yang mau follow akun saya silakan silakaaan (mulai deh obral akun medsos. Yaaah, siapa tahu kan yaaa) Instagram, Twitter, Wattpad akunnya sama @suliszea semua. Suliszea ini cuma buat nama akun, bukan nama pena. Saya cuma pengin semua nama akun medsos saya sama, kecuali facebook.”

“Beberapa tulisan fiksi, antologi dan solo, alhamdulillah sudah lahir. Sayangnya hanya sedikit yang saya ingat judulnya. Penulis macam apaaa sayaaaaa.” (di sini saya makin malu)

Apa sih gunanya blog?

  1. Tempat latihan menulis
  2. Berbagi informasi
  3. Tempat curhat elegan, wkwkw
  4. Branding diri
  5. Promosi
  6. Cari pendapatan.
  7. Masih buanyak lagi manfaat ngeblog sebenarnya

“Setelah menekuni kembali dunia blog dan menulis yang sempat berhenti, ternyata Allah membukakan jalan rezeki saya lewat nulis. Padahal nulis cuma buat keseimbangan saja tadinya. Wanita kan perhari butuh bicara sebanyak 20.000 kata, sedangkan laki-laki cuma 7.000 kata. Betapa cerewetnya saya, ya. Waktu itu saya berpikir daripada suami yang jadi ‘korban’ harus mendengarkan ocehan saya setiap hari, mendingan saya lampiaskan dalam bentuk tulisan.”

(Curcol nih curcol. Balik lagi ke blog, ya. Malah curhat nggak jelas gini.)

“Blog ini kalau dikelola dengan serius bisa jadi ladang rezeki lo. Tapi yang harus diingat, tidak ada yang instan. Semua butuh waktu, butuh proses dan strategi. Sangat langka terjadi membuat blog hari ini, terus seminggu atau sebulan kemudian dapat penghasilan. Meskipun ada, orang tersebut pasti sudah memiliki track record yang mumpuni. Bagi yang baru mau memulai karir sebagai blogger lebih baik nikmati saja prosesnya, pahami cara kerjanya dan perluas jejaringnya.”

“Jangan lupa meningkatkan kualitas tulisan. Kemampuan menulis tidak datang dari satu hari dua hari. Tapi perlu latihan setiap hari. Kalau lelah boleh istirahat sebentar, jangan lama-lama ngademnya. Coba saja berhenti menulis, kalau mau nulis lagi pasti berat banget.” (hahaha, penaglaman pribadi ini)

“Berapa sih bayaran nulis artikel itu? Yang saya pernah terima itu dari yang angka enol-nya 4 sampai angka enol-nya 6.”

“Sebelum membuat blog, tentukan dulu arah blog tersebut. Blog ini nantinya akan digunakan untuk menulis tentang apa. Semakin spesifik semakin bagus, karena blog tersebut akan kuat brandingnya.”

“Setelah tahu mau ke mana tulisan blog ini diarahkan, tugas selanjutnya adalah mencari nama domain. Sejarang ini agak sulit menemukan nama domain yang pendek. Sudah pada dipakai orang. Nama ini usahakan mewakili blog itu sendiri. Nggak lucu kalau nama domainnya resepnusantaradotcom tapi isinya malah cara memperbaiki peralatan elektronik.”

“Ada yang mau tanya? Atau ada yang mau bikin blog dari blogspot? Kalau mau buat blog blogspot, tetap di sini atau pindah ruangan ya mak admin?”

Sampai di sini member WAG Basagita Community mulai bertanya-tanya. Dari yang ingin membuat blog sampai yang curcol blog-nya nggak keurus. Memang berat untuk konsisten menulis di blog. Yang harus dilakukan hanya niat dan tekad.

Sebesar apa tekadmu?