Siapa yang Tidak Bisa Masak? Cung!

Wanita biasanya (biasanya lo yaaa) dikaitkan dengan dapur. Berarti wanita biasanya bisa masak. Dari zaman kecil hingga sekarang memasak menjadi aktifitas yang jarang aku lakukan. Belajar memasakku berawal dari acara memasak sebagai tugas sekolah di SD, membuat mie goreng. Waktu berlatih di rumah, tentu saja yang ada aku bikin kacau terus. Bawang yang harusnya ditumis sampai harum, aku tumis sampai hitam. Mie kering yang harusnya mengembang cantik, aku rendam samapai mlodrok. Acara latihan memasak pun berujung dengan drama gemes.

Dan esoknya diantar ke sekolah oleh Ibu sambil membawa kompor minyak tanah. Masih SD berarti masih imut, ribet banget gotong-gotong itu kompor yang warnanya tak secantik mutiara lagi berjalan kaki ke sekolah. Untuk rasa, tak usah dibahas lah. Anggap masa lalu jadi biar saja berlalu.

Bahkan sampai sekarang pun aku belum bisa memasak. Pernah membuat bakso, beli daging, cacah-cacah pakai pisau, karena kalau pakai blender yang buat meal macet-macet terus. Sudah serius banget bikinnya, ee… tiba-tiba anakku datang terus nengok, “asiiik mamak bikin cilok.”

Apa pula ini maksudnya nak, emak bikin bakso Kak, baksooooo. Emang sih dari textur menurutku lebih mirip sama siomay.

Tahu yang paling parah? Waktu lebaran haji, dan mendapat jatah daging dari masjid. Rencana sih mau bikin gulai, browsing lah resepnya di internet. Pede banget dah masaknya. Dan begitu diincipi, ulala ternyata rasanya mirip kare!

Terus aku harus bagaimana saudara-saudara. Apakah aku harus nangis dipojokan? Ah lebay, tentu tidak. Suami dan anak-anak menerima apa adanya kok. Hihihi. Yah, aku tau mereka juga agak terpaksa gitu makannya. Hiks.

Masih banyak cerita kegagalan masakku. Termasuk saat membuat nugget, dan membayangkan kalau anak bakal seneng banget dibuatin nugget. Tapi ketika si sulung makan, “Mak, enak mak, kayak tempura.” Di sini saya bingung lagi, haruskah aku bahagia atau bingung?

Yah sudahlah kalau memang aku tidak bisa memasak. Berarti shopping aja gimana?

*timpukroti

*hmmmenak

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *