Yang Menakjubkan di Festival Pesona Danau Limboto. Apa Itu?

Festival Pesona Danau Limboto biasanya digelar pada bulan September. Dan festival ini dilaksanakan setiap tahun, lo. Jadi bisa dong diagendakan dari sekarang.

Banyak kegiatan yang akan meramaikan festival ini, dari kuliner, seni budaya, layang-layang tradisonal, lomba photography, sampai lomba perahu tradisional. Saya jadi ingat dengan perlombaan yang sering diadakan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Pasti bakalan seru banget, apalagi bermacam seni dan budaya ikut tampil memeriahkan acara ini.

Pawai budaya, sebagai acar pembukaan Festival Pesona Danau Gorontalo,  akan diikuti berbagai macam suku yang ada di Gorontalo.

Selain pawai budaya, nantinya akan ada pelilihan Nou dan Uti juga. Tau nggak sih apa itu Nou dan Uti? Pemilihan Nou dan Uti Gorontalo artinya Pemilihan Putri dan Putra Gorontalo. Nou dan Uti itu sebenarnya adalah duta wisata Gorontalo. Jadi, Nou dan Uti mempunyai tugas dan tanggungjawab mengembangkan pariwisata Gorontalo. Wow, bukan sekedar memilih pemenang, ya.

Pada pembukan festival ada pawai budaya yang akan menampilkan pakaian adat dan kesenian tradisi berbagai suku Indonesia yang ada di kabupaten Gorontalo, contohnya: Reog Ponorogo, busana adat Sangihe-Talaud, Jawa Tondano, Bolaang Mongondow, dan Bali.

Festival Pesona Danau Limboto itu biasanya berlangsung selama tiga hari. Rasanya terlalu singkat ya untuk sebuah festival besar di tempat wisata yang kece seperti danau Limboto. Yang jelas banyak pihak-pihak yang dilibatkan untuk mensukseskan acara tersebut, dari perhotelan, kuliner kerajinan tangan, dan penyedia jasa lainnya seperti jasa transportasi.

Tau nggak apa yang membuat fetival di danau Limboto berbeda dengan festival yang lain? Yang menakjubkan itu pada bulan September, jutaan burung migran akan mampir untuk beristirahat di sana. Mereka itu dalam perjalanan menuju ke Australia dalam rangka mencari makan. Kok jauh amat ya? Soalnya gini nih.. burung-burung itu berasal dari bumi bagian utara yang mengalami musim dingin. Karena pada musim itu pasokan makan berkurang jadi mereka terbang menuju ke bumi bagian selatan untuk mencari makan.

Ada lagi yang membuat danau Limboto makin keren. Danau yang letaknya hanya tujuh kilometer dari pantai, membuat wisatawan dapat menikmati indahnya matahri terbenam. Jangan lupa  menyewa perahu untuk berkeliling danau kalau ke sana. Kegiatan memancing pun dapat menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan.

Jangan khawatir, akses ke danau Limboto sangat mudah, kok. Dari bandara Jalaluddin, Gorontalo, wisatawan bisa menggunakan taksi bandara atau menyewa mobil. Untuk penginapan, jangan khawatir juga, karena banyak pilihan penginapan di sekitar danau Limboto.

Sedihnya danau Limboto ini makin angkal saja. Menurut webnews Tempo.co dan Kompas.com, kedalamannya sekarang tinggal 2 meter saja.

Nih, data kedalaman sebelumnya (sumber kompas.co)

Pada tahun 1932, luas Danau Limboto 7.000 hektare dengan kedalaman 30 meter. Tahun 1965 luasnya sekitar 5.000 hektare dengan kedalaman 18 meter. Tahun 1975 luasnya 3.500 hektare dengan kedalaman 6,85 meter.

Semoga Danau Limboto tidak menjadi kenangan saja ya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *